Furniture bekas

Tren desain interior memang terlalu sayang jika untuk dilewatkan begitu saja. Apalagi jika kamu suka menata ulang isi rumah. Rasanya selalu muncul ide untuk mengganti perabotan dan pernak-perniknya dengan yang lebih baru dan tentunya sesuai dengan tren. Nah, biar kamu bisa terus update tren desain interior tetapi ga ngeluarin bugjet yang banyak, tidak ada salahnya loh kamu menjual furniture bekas. Daripada numpuk di rumah, temukan ia dengan pemilik baru dan dapatkan keuntunganmu.

Tren desain interior selalu berkembang tiap tahunnya. Melansir laman Architecturaldigest, salah satu perusahaan ritel furniture 1stdibs merilis survei tren desain interior yang bakal diminati Tahun 2021. Menurutnya terdapat perubahan tren desain interior pada 2021 mendatang yang dikelompokkan dalam lima kategori utama, yakni: bertema alam, warna hangat atau rona bumi, tema 70-an, kontemporer dan kerajinan tangan alami.

Sebelum kamu memutuskan untuk menata ulang, pastikan kamu memiliki konsep yang tepat untuk desain interiormu. Kamu juga perlu merinci furniture apa yang saja yang perlu kamu beli. Jika perabotan yang lama masih bisa digunakan, kamu akan lebih menghemat biaya. Kalaupun tidak cocok dengan tema baru yang kamu rancang, furniture bekasmu perlu dipertemukan dengan pemilik baru. Ya, menjual furniture barang bekasmu bisa mendapatkan keuntungan lain.

Bagaimana Cara Menjual Furniture Bekas atau Perabotan Bekas?

Ada cukup banyak layanan atau jasa jual beli barang bekas, baik offline maupun online. Beberapa di antara ada yang memiliki toko fisik atau gudang, ada juga yang hanya menjadi perantara antara pembeli dan penjual. Jika kamu tertarik menjual di diPagi.com, klik artikel berikut untuk mengetahui keuntungannya

https://dipagi.com/3-alasan-kenapa-harus-jual-beli-barang-bekas-di-dipagi/

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tim Dipagi kami akan dengan cepat merespon kamu. Jangan sungkan-sungkan menghubungi kami.
WeCreativez WhatsApp Support
Tim Dipagi
IFA
Jauh
WeCreativez WhatsApp Support
Tim Dipagi
ERIK
Jauh