daur ulang barang bekas

Isu kerusakan lingkungan salah satunya ditandai dengan semakin meningkatnya jumlah sampah. Data yang pernah dipublikasikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan jumlah sampah di Indonesia diperkirakan mencapai 64 juta ton setiap tahun. Meski demikian, kesadaran masyarakat pun mulai tumbuh. Hal ini terlihat dari tren daur ulang barang bekas pada perabotan atau dekorasi. Selain unik dan ramah lingkungan, ternyata juga punya nilai ekonomis.

Dipagi.com merangkum inspirasi yang bisa Kamu contek dari hunian dan café yang menggunakan konsep daur ulang barang bekas.

Café Berkonsep Eco Green Living

Gaya hidup ramah lingkungan (eco living) bukan hanya menjadi tren baru di dunia. Akan tetapi, gaya hidup ini sudah menjadi kebutuhan, karena diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup. Oleh karenanya konsep ini juga diterapkan di beberapa café atau tempat nongkrong seperti di bawah ini

daur ulang barang bekas
Café Retrorika, Malang menggunakan dekorasi dan furniture dari daur ulang barang bekas.

Hunian atau Rumah Tinggal

Gaya hidup eco living kian diminati banyak orang karena menawarkan kenyamanan, baik dari segi desain maupun dari segi fungsi hunian itu sendiri. Konsep hunian eco living memberikan dampak positif pada kualitas kesehatan para penghuninya.

daur ulang barang bekas
source: LexpressProperty
daur ulang barang bekas
source: Tiny House Giant Journey





Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *