Mengosongkan kantor saat masa sewa gedung berakhir bisa menjadi mimpi buruk bagi tim General Affair (GA) atau HRD. Menjual ratusan kursi, puluhan meja kerja, lemari arsip, hingga komputer secara eceran hampir mustahil dilakukan dalam waktu singkat. Lalu, apa solusinya?
Masalah Menjual Aset Kantor Secara Eceran
Membuka "garage sale" atau memposting aset satu per satu di marketplace online membawa banyak masalah:
- Anda harus merespons puluhan calon pembeli yang menawar harga.
- Orang asing akan bolak-balik masuk ke ruang kantor Anda.
- Aset tidak akan terjual bersamaan. Meja bagus mungkin cepat laku, tapi partisi dan lemari tua akan tertinggal menjadi sampah.
- Gedung harus kosong tanggal 30, tapi barang masih menumpuk.
Solusi Jual Borongan ke Liquidator Aset B2B
Cara paling efisien dan profesional adalah mengundang liquidator atau pembeli aset borongan spesialis B2B seperti Dipagi.com. Prosesnya sangat terstruktur:
- Survei Menyeluruh: Tim pembeli akan datang, mencatat, dan menghitung seluruh aset di kantor Anda.
- Satu Harga Penawaran: Anda akan menerima satu harga total untuk SEMUA barang. Tidak ada barang yang dipilih-pilih (cherry picking).
- Satu Kali Pembayaran: Pembayaran tunai atau transfer instan ke rekening perusahaan Anda.
- Proses Evakuasi Bersih: Tim pembeli membawa armada truk dan kru angkut sendiri. Kantor akan dibersihkan tanpa Anda perlu keluar keringat.
Berapa Nilai Aset Kantor Bekas?
Nilai aset ditentukan oleh kualitas furnitur (meja partisi merk terkenal seperti Indovickers, Chairman, Donati bernilai lebih tinggi), usia perangkat IT (Laptop Core i5 Gen 10 ke atas masih sangat bernilai), dan total volume barang.
Jangan biarkan deadline pindahan membuat Anda stres. Serahkan pengosongan kantor kepada ahlinya. Jadwalkan survei gratis dengan Dipagi.com hari ini.